Archive | October 2011

Jadilah Yang Kamu Inginkan Saat Kamu Seorang Mahasiswa

Saat pertama saya di Institut Teknologi Bandung, seorang dosen berkata bahwa menjadi mahasiswa adalah sebuah kebebasan. Berapa banyak kebebasan yang bisa kita peroleh selama kita hidup ini?

Dua belas tahun di sekolah dasar dan menengah kita terikat aturan-aturan yang ketat. Tidak masuk sekian kali, orang tua kita dipanggil. Terlambat, kita disuruh berdiri di depan kelas. Tidak mengerjakan PR, 10 halaman harus kita salin sebagai hukumannya. Bukan hanya itu saja, ingat guru-guru yang berkeliling sambil membawa gunting? Bukan, bukan mau menggunting rumput. Rambut siswa yang melebihi kerah dan kuku-kuku panjang yang jadi sasarannya. Baju yang kita pakai pun harus sama, seragam. Alasannya sih biar ga terjadi kesenjangan sosial, takut ada yang pakai sepatu Nike sedangkan yang lain pake Niki.

Saat kita melepas status mahasiswa dan terjun ke dunia kerja, aturan-aturan pun tak kalah ketatnya saat kita sekolah. Emang sih, kita ga harus pake baju putih-merah, putih-biru, putih-abu lagi, tapi rata-rata kita harus masuk kantor dengan celana bahan dan kemeja berkerah dan tentunya sepatu. Beberapa perusahaan cukup menyenangkan dengan membebaskan kita datang dengan gaya apapun. Seorang teman saya bertahan di sebuah perusahaan start-up meskipun saya yakin dengan kemampuannya dia bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dengan bekerja di perusahaan mapan. Saat ditanya, kebebasan bercelana pendek dan berkaos oblong jadi alasannya. Belum lagi aturan jam kerja yang sering kali membuat kita sakit kepala. Dulu saya bukan orang yang bisa bekerja nine-to-five. Pertama kali saya diminta datang setiap hari sebelum jam 8.20, ngeluhlah saya. Apa sih? Ga reasonable. Kerja itu bukan harusnya result-oriented yah? Kenapa jadi time-oriented gini? Mau protes? Ya ga bisa, aturannya udah kaya gitu.

Read More…

I, Robot

Let’s start with the three fundamental Rules of Robotics….

One, a robot may not injure a human being, or through inaction, allow a human being to come to harm;
Two, a robot must obey the orders given by human beings except where such orders would conflict with the First Law;
Three, a robot must protect its own existence as long as such protection does not conflict with the First or Second Laws.

– Isaac Asimov (1920 – 1992)
”I, Robot”

I look forward to the future where machines can do anything for human, and they surely will do anything for us. They have no feelings, feel no fear, feel no hope, and indeed cannot tear up our feeling.

Creating them does not obliterate our relationship with real human, it gives alternate resolution to the futile fake smiles, bogus laughs, and phony conversations.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,319 other followers