Beasiswa Taiwan

Ok, tulisan-tulisan di 2011 ini akan lebih banyak berkutat di dunia akademik dan teknis (diselingi urusan jalan-jalan tentunya :) ). Dan sebagai tulisan pertama saya akan membahas sedikit perihal bagaimana banyaknya orang-orang yang terjerembab kuliah di Ilha Formosa ini, termasuk saya.

Taiwan adalah negara berkembang. Masih banyak hal yang harus dibenahi di negeri ini, tapi memang tidak dapat dipungkiri untuk beberapa hal lain (termasuk teknologi) negara ini telah melewati sebuah loncatan besar. Pintu dengan RFID suatu hal yang biasa di sini. Fiber optik telah sampai di rumah-rumah dengan harga yang sangat-sangat-sangat memuaskan (bahkan jauh lebih murah daripada harga termurah di tanah air, dengan kecepatan yang berkali-kali lipat). Tapi, semua itu bukan tanpa kekurangan. Bahasa nasional Mandarin dan kondisi politik yang tidak begitu menguntungkan membuat negara ini agak terpencil. Memang saya dan jutaan orang lainnya sadar bahwa Taiwan bukan seperti Korea yang bisa memanas. Kemungkinan Cina menyerang Taiwan sangat-sangat kecil, bahkan dipastikan tidak mungkin terjadi. Meskipun hanya segelintir negara (kurang dari 20) yang mengakui Taiwan (atau Republic of China) sebagai suatu negara, tapi yakinlah Taiwan akan aman sentosa bahkan hingga puluhan tahun mendatang.

Bicara tentang hal-hal politik tersebut, memang Taiwan tidak terkena embargo baik ekonomi maupun militer dari negara-negara adidaya. Tapi hal tersebut bukan berarti Taiwan bisa berkembang dengan pesat karena SDM yang dimiliki Taiwan tidaklah sebanyak Cina (ya iyalah, mana ada yang nandingin negara tirai bambu, zzz..). Singkat cerita, Taiwan pun mencari akal agar semua teknologi dan segala fasilitas yang dimilikinya bisa diberdayakan secara maksimal. Ratusan (atau ribuan?) warga Taiwan mencari ilmu di negeri paman Sam dan mendapatkan prestasi yang sangat memuaskan. Tapi, dengan begitu siapa yang mau melakukan riset di dalam negeri Taiwan? Bagaimana pula riset dalam negeri bisa maju kalau ga ada yang mau melakukan riset di sana?

Cerdasnya, (dan karena memiliki dana yang melimpah ruah), pemerintah dan puluhan universitas negeri di Taiwan pun berbondong-bondong menarik massa dari negara-negara lain, sebagian besar dari Asia, Afrika dan Amerika Latin. Tidak tanggung-tanggung, rata-rata mahasiswa yang datang ke tempat ini disuguhi fasilitas uang sekolah yang benar-benar gratis, biaya hidup minimal 10.000NTD/bulan (kurs saat ini 1NTD=300IDR), dan juga kesempatan untuk riset atau menjadi asisten yang tentunya dibayar dengan harga memuaskan (ga kaya jadi asisten/riset di universitas dalam negeri yang bahkan gaji 1 semester harus nunggu sampai bulan berikutnya, kena potong pajak, dan ujung-ujungnya 6 bulan cuma bisa makan lotek satu hari, fiufh..). Bagi beberapa yang beruntung, bersiaplah menerima tambahan tiket PP (meskipun kelas ekonomi, pilih aja SQ :) ), dan tunjangan hidup per bulan sebesar 30.000NTD! Yap, jumlah nominal yang suanggggaaaaat besar, bahkan lebih besar dari gaji rata-rata fresh grad di tanah air. Dan lucunya, ini bukan hanya berlaku untuk jurusan tertentu saja, tidak hanya diperuntukkan untuk mahasiswa teknik, atau mahasiswa universitas xxx, tapi hampir semua universitas negeri memiliki fitur seperti ini, termasuk jika anda ingin belajar bahasa Mandarin, sesuatu yang bagi saya sangat lucu. Belajar bahasa di negara orang, gratis, dibayarin biaya hidup, dan diongkosin. Kurang apa lagi coba?

Lalu, pertanyaan berikutnya muncul, seberapa sulit sih diterima di sana? Dengan beasiswa tentunya, pasti lah namanya orang Indonesia, kalo ada yang gratis kenapa musti bayar toh. Well, kalau boleh saya bilang: gampang, gampang banget malah. Jangan bayangin tiket PP + 10juta per bulannya. Yang itu mah susah (kayanya, blom nyoba sih). Tapi kalau anda butuh hanya uang sekolah gratis + tunjangan sekitar 3 juta per bulan, bolehlah anda memberikan harapan setinggi-tingginya. Tiket PP sekitar 6 juta (atau beli aja one way biar lebih murah lagi, kali-kali aja anda dapet kerjaan di sini juga jadi ga perlu balik) anggap saja sebagai biaya masuk. Dan, yah, jangan lupa, anda masih harus melegalisir ijazah anda di kedutaan (atau mungkin lebih tepatnya kamar dagang) Taiwan. Dan, sialnya, itu mahal! Yang bikin mahal? Coba tebak: jreng jreng jreng, kementerian Indonesia yang super duper sampah (maaf, ini opini pribadi). Untuk bisa dilegalisir di kedutaan (sekitar 200-300 ribu), anda harus memiliki ijazah yang dilegalisir kementrian dan kurang ajarnya itu butuh legalisir notaris. Arghhhhh.. Ribet banget ga sih? Bahkan untuk ijazah universitas negeri terkemuka, sebutlah UI, ITB, UGM dll. Tetep aja! Huh, dan untuk mengurus sekian lembah ijazah dan transkrip, bersiaplah merogoh kocek yang hampir menembus angka setengah harga tiket pesawat one way atau mungkin lebih. Yes, I really hate that!

Nah, trus bagaimana dapetin beasiswanya? Itu kan pertanyaan utamanya. Ada beberapa universitas yang cukup menonjol (meskipun tidak masuk sekian ratus dunia seperti ITB, UI, UGM, dll, percayalah universitas-universitas tersebut memiliki kualitas yang lebih baik dari universitas dalam negeri) yang bisa dijadikan tujuan anda selanjutnya. Rata-rata universitas tersebut memberikan fasilitas beasiswa penuh kepada mahasiswa asing di tahun pertama (uang kuliah+biaya hidup) bila calon tersebut memiliki prestasi memuaskan (baca: IPK > 3.20 atau mungkin sekitar 3.00), beberapa memberikan beasiswa penuh kepada seluruh mahasiswa asing tahun pertama (untuk tahun-tahun berikutnya, katanya sih gampang-gampang aja memperpanjangnya asal situ ga extreme aja nilainya jeblok semua :p). Intinya, tinggal daftar di universitas bersangkutan, dan bila anda diterima 90% anda akan mendapatkan beasiswa penuh. Kenapa 90%? Karena saya baru mendapat kabar ternyata ada juga teman saya yang mendapat biaya hidup hanya setengahnya, sedangkan biaya kuliah tetap gratis.

Lalu, universitas apa saja yang bisa dituju? Ini kurang lebih daftar yang umum dituju oleh mahasiswa asing:

NTU (National Taiwan University atau dikenal penduduk lokal dengan Tai Da)

The best and most prestigious university in Taiwan. Top 100 in the world and many of its graduates go to the states for their further study. And, yes, the campus is big! :) Silakan bagi yang merasa tertantang, tapi perlu saya ingatkan, dorm di sini paling mahal! Kecewa lha. Dan, untuk dapet beasiswa di sini paling susah tampaknya, tapi dicoba ga salah juga toh.

NTUST (National Taiwan University of Science and Technology atau Tai Ke Da)

Entah kenapa, menurut saya ini yang paling populer di Indonesia. Salah satu yang terbaik di bidang teknologi dan sains di kota Taipei dan paling banyak mahasiswa Indonesianya kalo ga salah. Agak deket sama NTU jadi yah buat yang ditolak NTU masih bisa berkunjung ke kampus sebelah lha :) .

NTUT (National Taipei University of Technology atau Bei Ke Da)

Masih mempunyai predikat salah satu universitas teknik terbaik di kota Taipei bersama dengan NTU dan NTUST, Bei Ke Da lebih baik hati memberikan beasiswa, karena semua mahasiswa asing yang diterima otomatis mendapatkan beasiswa di tahun pertama mereka, jadi monggo atuh. Tapi, jangan terlalu berharap banyak, karena menurut saya ini adalah kampus terkecil yang pernah saya singgahi, meskipun gedungnya tinggi menjulang (salah satunya 16 lantai ke atas, 4 lantai ke bawah). Yah, mungkin karena berada di salah satu pusat kota yang harga tanahnya luar biasa mahal. Cukup 4 stasiun ke Taipei 101, 2 stasiun ke Taipei Main Station, tepat di sebrang kampus ada pusat elektronik Taipei alias Guanghua. Yah, kalo anak kota boleh lha iseng-iseng daftar di sini :) .

NTNU (National Taiwan Normal University atau Shi Da)

Rata-rata pendaftar di universitas ini mungkin lebih memilih bahasa Mandarin sebagai jurusan mereka dan berhubung saya belum pernah berkunjung langsung ke tempat ini, jadi saya tidak bisa bercerita banyak tentang kampusnya. Tapi, Shida juga dekat dengan Taida, jadi bisa jugalah ngeceng-ngeceng di NTU. LOL.

NCKU (National Cheng Kung University)

Kalau anda bosan dengan suasana kota, tidak sanggup dengan biaya hidup ibukota yang sangat sadis dan tentunya lebih suka udara segar pedesaan, silakan pilih Cheng Kung. Berada di Tainan yang sangat jauh dari Taipei membuat saya sangat tidak tertarik buat ke Cheng Kung ini. Tapi, menurut saya, Cheng Kung menduduki peringkat kedua setelah NTUST dalam hal kepopuleran di Indonesia, selain itu peringkatnya juga bagus, jadi silakan saja buat yang lebih memilih belajar dengan baik daripada berjalan-jalan di Taipei :) .

NCTU (National Chiao Tung University)

Nah! Ini dia katanya sekolah terbaik di Taiwan dalam bidang Teknologi. Tapi….. Hsinchu, man… 2 jam dari Taipei dengan kereta. Hsinchu sendiri sebenarnya kota besar, meskipun tidak sebesar Taipei, dan di sini juga ada theme park terbesar di Taiwan, jadi boleh lah dipertimbangkan berhubung kalau anda stress belajar bisa iseng-iseng maen di dufannya Taiwan kan. Eh, eh, tapi jangan malah loncat bunuh diri dari ferris wheelnya yah.. Hehehe..

Selain sekian universitas yang saya sebutkan di atas, masih banyak universitas negeri yang lain, tinggal cari aja universitas yang diawali dengan National ….. University, niscaya mereka memberikan beasiswa yang cukup menggiurkan.

Hal terakhir, biaya hidup! Ini mungkin yang jadi pertimbangan penerima beasiswa. Semahal apa sih biaya hidup di Taiwan? Mahal! Apalagi di Taipei, yang nyaris 2-3x lipat dibandingkan tempat lain di Taiwan. Makan di Taipei, untuk yang paling murah sekalipun sudah menembus angka 40NTD atau sekitar 12 ribu rupiah. Standardnya sekitar 50-70. Well, silakan hitung sendiri berapa tuh. Belum lagi dorm yang berkisar 6 ribu-10ribu per semester tidak termasuk summer dan beberapa juga tidak termasuk winter. Anda juga harus membayar asuransi kesehatan berkisar NTD 1500-2000 per semester. Eh, tapi enak lho kalo udah dapet kartu asuransinya, sering-sering aja sakit. ROFL. Jangan lupa, biaya jalan-jalan, karena naik MRT pun mahal! 16 itu jarak paling dekat, dan terjauh bisa sekitar 60NTD sekali jalan. Setelah dikalkulasi, jreng-jreng-jreng 4500-7000NTD per bulan cukup lah untuk biaya hidup di Taiwan secara umum, dan tentunya harus diperhitungkan apakah anda di Taipei atau bukan.

Info terakhir, kalau anda penasaran pengen dapetin tiket PP juga, silakan apply beasiswa di kedutaan Taiwan di Indonesia, ada di Gedung Arta Graha, Jakarta. Buat yang ngebet banget pengen hengkang dari tanah air, Taiwan bisa jadi salah satu solusinya karena selain memberikan kualitas pendidikan yang lebih baik, toh kali-kali anda bisa berkarier di sini yang tentunya menguntungkan negara dengan bertambahnya devisa dan turut mensukseskan gerakan pembangunan bangsa (naon coba..). Dan, yang paling penting, biasanya pendaftaran ditutup di bulan Maret pertengahan-akhir tergantung masing-masing universitas, jadi sekarang memang saat-saat yang paling tepat buat mempersiapkan semuanya. Buat yang sudah lulus atau mau lulus, dan berminat melanjutkan studi di Taiwan, silakan dicek di website masing-masing universitasnya yang bisa digoogle dengan keyword nama masing-masing universitas.

Semangat mengejar ilmu dan beasiswa!

Tags: , , , , , ,

80 Responses to “Beasiswa Taiwan”

  1. Ivan says :

    “ga kaya jadi asisten/riset di universitas dalam negeri yang bahkan gaji 1 semester harus nunggu sampai bulan berikutnya, kena potong pajak, dan ujung-ujungnya 6 bulan cuma bisa makan lotek satu hari, fiufh..”

    (LOL) saya tau universitasnya apa…

  2. febi says :

    makasih..infonya bagus utk yang mau lanjut studi di taiwan

  3. ciliaaa says :

    bisa minta alamat ym-nya gak? saya butuh konsultasi nih hhee thanks :D

  4. vivi says :

    hmm..thx infonya.. kalo di ncku, biasanya full scholarship g y?? kalo buat jurusan ekonomi, yang paling bagus universitas mana tuh??thx a lot..^^

    • samsi says :

      hmm, chenkung kynya banyak yg dpt tuh.. hmm, rata2 sama kayanya kalo jurusan itu sih.. ambil yang di taipei aja.. kota, banyak tempat maennya.. hahaha.. :D

  5. yudi says :

    utk s2 dimn ya yg bisa sekalian belajar mandarin?? dan tentunya sekalin yg bisa kerja…. soalnya lagi butuh duit nih…. thx

    • samsi says :

      haha, taipei atau hsinchu banyak universitas yang bisa dipilih, tergantung jurusan kali yah.. teknik yang terkenal sih di hsinchu, pusat teknologinya taiwan soalnya..
      kalau belajar bahasa mandarin sih, banyak yang di language training centernya NTNU.
      Hahaha, kalau masuk pake visa student, kl mau kerja itu harus minimal 1 tahun dulu sekolah/belajar bahasa di Taiwan, kecuali kalau S2 di teknik/sains, rata-rata riset di lab dibayar cukup lumayan kok (nutup lah kalo cuma makan+sewa rumah :) ). Atau kalau mau nekat, yah part-time ilegal di restoran/toko kue..
      butuh duit kan udah dapet dari beasiswanya masa ga cukup :p; kl bayar sendiri, jangan ke Taiwan lah, hahaha..

      • yudi says :

        sebenarnya sy sdh berkeluarga, tp krn kebutuhan yg bnyk. jd harus cari duit yg lumayan, sy punya kemampuan di bidang olah raga bulu tangkis. apakah bisa dimanfaatkan kerja disana?? tujuan ke sana memang buat cari duit sih… hehehehe..

      • samsi says :

        Hmmm, kalau kerja di Taiwan sebagian besar butuh kemampuan mandarin yang bagus.. Jadi, kalau emang mau cari duit dan lancar Mandarin (lisan + baca tulis traditional chinese) sepertinya tidak terlalu sulit. Kalau untuk spesifik di bidang olahraga, agak susah kayanya karena mereka mungkin lebih milih orang lokal. Tapi kalau mau dicoba, silakan saja, asal itu tadi, bahasa ga ada masalah.

  6. iis says :

    hai..baru nemu blog-nya..
    sy keterima beasiswa di NCKU, dpt NTD 8000.pikir2, apa ya cukup segitu utk s-3.sy belum tanya lagi, apakah ada tambahan biaya riset,dll.kalo biaya segitu hidup di tainan dg hidup standar (tdk boros ya juga tdk ngirit banget)apa ya cukup?kalo bw anak yg sekolah dasar mungkin malah tdk cukup ya..he..he..(dengar2, SD di sana gratis).mohon infonya..makasih

    • samsi says :

      hai.. hmm, 8000 buat s3 sih sebenernya kecil yah, tp kl dtanya cukup ato ga, harusnya sih cukup. di tainan ga terlalu mahal biaya hidupnya sih..
      hmm, kalau biaya riset dll itu biasanya universitasnya juga ga tau.. setau saya sih semua graduate student pasti dapet per bulan sekian, tp jumlahnya itu tergantung adviser, yang biasanya tergantung sama proyek risetnya.. jadi, kalau mau cari pembimbing, sarannya selain cari yang sesuai minat, carilah yang banyak proyek.. hahaha..
      eh, ini engineering/science kan yah? kl sosial bisnis dll mah ga tau ada atau engga.
      hmm, SD di sini ga gratis (tepatnya, kl ga mampu, biasanya kelurahannya yang bayarin), tapi memang murah. kl mau bawa anak sih pertimbangannya jadi panjang. bahasa pengantarnya kan mandarin.. tp kl cm bawa anak n bayar uang sekolah, masih cukup.. kenalan saya 10ribu buat 2 anak malah :) ..

  7. iis says :

    kenalan anda orang indo yg mbw 2 anak n dpt beassiwa cuma 10rb?itu cukup di tainan..hmmm,mungkin murah banget ya.anda dr bandung kan?nah,biaya hidup di bandung ma tainan mahal mana..sori,tanya2nya detail krn bingung mau diambil ato gak.iya sy di s3 engineering,tepatnya env.eng.
    yg bikin bingung,8rb itu cuma biaya hidup aja ato sdh include buku,byr kuliah,riset?kalo cuma biaya hdp mgkn cukup.lha kalo include riset,buku wahhh mana cukup.
    kalo bw keluarga,apa boleh tinggal di dorm/asrama?thanx ya..

  8. samsi says :

    bukan beasiswa sih, kerja d taipei, tapi jgn dijadiin contoh deh, dia uda warga negara sini sih..
    mahalan tainan :) .. makan sekitar 30-50, rmh sekitar 3000 (rent room outside univ), kl d uninya lebih murah.. saran saya sih, thn pertama jgn bawa anak dl, ternyata kl org asing sd lebih mahal, jd lbi baik cek2 lg d taon pertama (kl jd :D )..
    8 ribu itu standarnya cm include tuition waiver. buku ga usa beli, bisa pinjam di perpustakaan. lengkap, 1x pinjam bs 15 buku dan masa pinjam 2-3 bln. perpanjang aja terus :D .
    riset, pasti ditanggung lab masing-masing, dan grad student itu kl kata mahasiswa taiwan selalu dapat tunjangan.
    sebenernya sih pengeluaran cuma di makan, housing, dan jalan2. yg berkaitan sama kuliah/riset, ga usah pusing, rata2 dicover.
    kl bawa keluarga kayanya ga bisa di dorm deh, kan dorm di sini 1 kamar ber4, jd plg cari housing d luar kampus itu tadi.

  9. syaiful says :

    lam kenal, sy juga sedang cari-cari info dan kenalan, saya keterima di NCKU fall sem 2011, di prog S3 urban planning, sepertinya senasib dengan ibu Iis :-D , saya dapat 9000. nah, Kira-kira NCKU memperbolehkan pembiayaan double gak ya? Maksudnya saya akan mencari beasiswa lainnya dengan tetap pada status pemegang beasiswa NCKU, he..he..he

    • samsi says :

      hi, salam kenal.. hmm, kalau untuk double gitu ga bisa.. tapi kalo beasiswa+tunjangan riset boleh..
      asumsinya beasiswa double di sini: dari uni dan dari pemerintah Taiwan yah.. tapi kalo beasiswa dari NCKU + beasiswa dari perusahaan ato pemerintah Indonesia ato mungkin pihak lain yang bukan pemerintah Taiwan, harusnya sih bisa (yah, jangan dikasih tau aja NCKUnya kl dapet beasiswa kedua :D )..
      semoga cepat menginjak pulau formosa :)

  10. Lay Rian Setiawan says :

    thanks infonya..tp mau tny lbih ni..hehehe
    kalo di kaohsiung ad university yg bagus ga?trus ada tes sgala ga?thn ni lulus SMS soalny,and mau lanjut ditaiwan..monfo infonya :)

    • samsi says :

      National Kaohsiung First University of Science and Technology, websitenya: http://www.nkfust.edu.tw. Hmmm, yah tapi lebih ke sains n teknologi sih. Kalau untuk sosial atau bahasa, rata-rata universitas di Taiwan sama kualitasnya. S1 yah? Rata-rata universitas minta sertifikat TOP (Test of proficiency) Hanyu Level 5 atau 6, kalau kurang, disuruh sekolah bahasa dulu kayanya. Sukses yah..

  11. Lay Rian Setiawan says :

    oooo..mau nanya lagi nih hehee..tes Hanyu ntar lakuin di indo ap ke taiwan lgsg?
    kira2 tesnya berkisar tentang ap ya?
    thank you before :D

    • samsi says :

      Kalau di Indonesia namanya HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi/漢語水平考試), HSK ini pakai Simplified Chinese kalau ga salah. Kalau di Taiwan, namanya TOP-Hanyu, Traditional Chinese pastinya :) .. Dua-duanya mirip kok, jadi kalau ga tembus level 3 di HSK, ya jangan harap bisa level 6 di TOP-Hanyu, lol..
      Tesnya berkisar di baca tulis, mirip kaya TOEFL ato JLPT untuk bahasa jepang… bisa di tanya ke om google soal HSK atau TOP hanyu ini..

  12. Nata says :

    yang alin dapt duitnya gede ya T.T
    apa aku ga salah baca ya, allowancenya cuma NT 2.800 (per one academic year) ==’ walau dibilang uang sekolah n asramanya digratisin (program master)…tapi admission letter yang asli belum nyampe sih ke rumah, baru via email.
    numpang nanya kak..apa uang segitu masih bisa hidup? padahal ngebet banget penegn ambil beasiswanya…tapi kalo nanti terkatung2 =(

    mohon sarannya ya..

    • samsi says :

      hmmm, ini 2.800 dapet dari uni mana yah? pelit amat sih, hahaha..
      asramanya gratis? kalo asrama gratis, yah segitu buat makan aja masih cukup harusnya..
      ga pake maen-maen, tapinya :p.. kalo harus bayar tmpat tinggalnya juga, yah ga cukup..

      • Nata says :

        dari NCKU pak =s..
        cukup ga ya untuk biaya hidup di tainan sebulan? paling ga buat makan sehari 2x deh T.T

        ada kemungkinan apply beasiswa lain ga pak disana, buat nambah2 uang saku? ato kerja di kampus ato kerja part time?

        terimakasih infonya pak

      • samsi says :

        kalau buat makan sehari-hari sih cukup..
        kalau apply beasiswa lain, mungkin bisa di tahun kedua, tapi kalau tahun pertama susah..
        soal part-time, bisa aja, yang penting ngurus dulu work permitnya.. aturannya min 1 tahun d taiwan baru bisa buat work permit, tapi ada yang bilang aturan ini udah direvisi, graduate student bisa langsung bikin work permit di tahun pertamanya, so bisa dicoba :)

        sama-sama, sukses yah!

  13. nde says :

    hai, infonya sangat membantu ni, dr koment2 yg sy baca. sy mohon bantuan infonya ni, sy keterima di Aletheia University Danshui, awal sept mulai kuliah, sy mau nyari kos dari sekarang gmn ya caranya, trus kisaran harganya gmn dan biaya hidupnya mahal gak ya? sy berencana bawa keluarga (ber 3), sy mohon info nya :)

    • samsi says :

      Hmm, biaya hidup di Taipei hampir 2x lipat dibanding kota-kota lain di Taiwan.. Danshui ini meskipun ga masuk Taipei City (masuknya New Taipei City, kaya Tangerangnya Jakarta lah :D ), tapi daerah turis, so harganya ga bakal lebih murah dari Taipei Citynya..
      Kalau cari kos sih harus langsung ke tempatnya yah biar enak, kisaran harga kamar sih, yang ukuran 3×3 bisa sampai 4ribu NTD/bulan untuk daerah pusat kota.. Danshui mungkin lebih murah sedikit.. Setiap kali makan di Taipei,sekitar 50-80 NTD lah, kecuali mau pesen mi goreng, ini cuma 35 saja.. Menu mahasiswa yang lagi kekurangan uang.. Hahaha..

  14. nde says :

    kalo anak sy (3th) mau disekolahin ke TK apa memerlukan biaya mahal di Danshui

    • samsi says :

      Hmm, statusnya warga negara asing kan yah? biasanya harus dimasukkin ke swasta, kalau negeri, untuk TKnya bahkan orang Taiwan sendiri kadang musti diundi, saking banyaknya orang yang mau masukin ke TK negeri yang konon katanya super duper murah..

  15. Gani says :

    Beuh… Gw jadi pengen ke taiwan lah ini abis baca artikel lo, Mu.Lol

    • samsi says :

      yuk, mari… buka apotek aja di taiwan gan :)

      • Gani says :

        Keknya sih ga bisa. Klo profesi biasanya cuman berlaku di negara ybs. Mungkin perlu ujian penyetaraan ato harus ikut course apa dulu baru berlaku…

        Mending s2 aja. Klo Pharmaceutical science atau chemistry gitu yg bagus di mana ya kira2??

      • samsi says :

        ywda, nyok.. hmm, NTU sih gw bilang kalau medical-medical ato science gitu.. yuk gan, langsung berangkat lah taon depan :p

  16. Novita says :

    numpang nanya pak,
    temen saya anaknya sekrang kelas 5 SD, rencananya tahun depan mau disekolahkan ke Taiwan. apa bisa pak? syarat-syaratnya apa saja ya? dan biayanya?
    atau saya bisa diberi info kemana saya harus cari info..

    terimakah banyak sebelumnya =)

    • samsi says :

      hmm, anaknya bisa lancar mandarin?
      setau saya untuk masuk ke SD-SMA di sini, harus bisa mandarin, kalau belum bisa disekolahkan khusus bahasa selama 1 tahun (max 2 tahun kalau di akhir tahun pertama belum bisa juga), setelah itu baru masuk ke sekolah biasanya.
      saudara saya kemarin masuk SMA syarat-syaratnya ijazah dan rapor, kalau SD mungkin diminta rapor aja.
      Pendaftaran biasanya dibuka dari awal Febuari hingga awal Maret. Informasi lengkapnya bisa diminta di TETO (Taiwan Economic and Trade Office, karena Taiwan tidak punya kedutaan di Indonesia).

      Kalau memang tidak mau menggunakan bahasa Mandarin, mungkin bisa mendaftar di international school yang ada di Taiwan, Taipei America School salah satu contohnya (termasuk yang terbaik dan termahal :) )

      Semoga membantu.

  17. Rifki Aris Sandi Supa'at says :

    saya baru tau kalau ada teto, dulu saya tertarik belajar bahasa mandarin dan keinginan saya belajar ke taiwan. tapi keinginan ini pupus ketika saya cari beasiswanya gak ketemu ketemu. jadilah saya rubah haluan masuk sastra inggris, dan alhamdulillah saya sudah semester tujuh. dan, karena blog dan tulisan anda yang saya temukan ini, menyihir saya mencari info mandarin di taiwan lagi. saya nemu teto dan beasiswa huayu (HES) oleh teto sekitar 25.000 uang taiwan. saya pengen apllytahun depan. tentunya setelah saya skripsi dan mungkin kalau ketrima amien, sya berangkat setelah wisuda. amien.. menurut anda atau kakak, apa saya ambil master atau kursus bahasa saja yah? trus itu kalau ambil kursus bahasa,, ngajarnya pake english gak yah? univ mana yang sekiranya murah bin murah segala hal, manakan, housing, tuition fee dan yang pasti ndak terlalu rame di sekitarnya, alias jangan di pusat kota. saya mempunyai ancang ancang, nanti dengan kemampuan bhs inggris dan mandarin saya, saya akan mengajar juga di taiwan kalau bisa., hehehe..

    thanks ya

    • samsi says :

      hmm, mau ambil master di sekitar bidang sastra inggris yah maksudnya?
      saran saya sih ga usah, cukup ambil bahasa aja.. dan itu sebenarnya juga bukan kursus bahasa, sekolah bahasa tepatnya.
      kursus itu kaya ngeles seminggu 2-3 hari, kalau sekolah yang dibilang beasiswa HES itu tiap hari 3 jam belajar dan lulus dari sana diakui ijazahnya untuk hal-hal lain (misal ambil warga negara).
      Kalau untuk uni, rata-rata harganya sama sih di sini, kalau negeri yah segitu, swasta 1.5x lebih mahal biasanya.. kalau sekolah bahasa, ya bahasa pengantarnya inggris donk, bisa stress yang diajar kalau pengantarnya mandarin juga :) ..
      kalau untuk biaya hidup yang jelas taipei bisa 2-3x lebih mahal dari kota lain jadi kalau mau murah pilihlah selain Taipei, dan rata-rata kota di Taiwan itu termasuk kategori “pinggiran” kecuali Taipei dan Kaoshiung (menurut saya lho, bahkan Bandung saya bilang bukan kota besar, hehehe)..

      Untuk mengajar di Taiwan, cukup mudah kok, karena di sini guru-guru Inggris memang dicari terus.. Yah, silakan dicoba saja, lumayan dapetnya tuh :) ..

      Sama-sama, sukses yah!

  18. Rainie says :

    aku mau tanya, aku uda daftar di NTUE utk sekolah bahasa, uni nya kayak gmn ya? bagus ga? apa byk org indo yg sekolah disana?hehe… thank’s

    • samsi says :

      mmm, kalau untuk sekolah bahasa sih secara kualitas semua ga terlalu beda jauh yah, masalah mana yang paling populer aja..
      kalau untuk orang indonya sendiri, kayanya ga terlalu banyak sih..
      orang indo kalo belajar bahasa kayanya paling banyak di NTNU..

  19. Rifki Aris Sandi Supa'at says :

    nice inpoh kak, aku sudah cari cari kampusnya, nemu di Tainan, pitung dan kaoshiung. sudah saya kirim email semua ke mereka, kalau saya lihat di peta, lokasinya di selatan taiwan,

    yah, saya pengen selesaikan s1 sastra inggris saya, setelahnya saya mau apply HES, buat bahasa asing kedua saya nanti. siapa tau bisa ngajar inggris juga di Taiwan. apakah kakak dulu juga penerima beasiswa taiwan juga?

    • samsi says :

      iya, mereka semua di selatan, musim dinginnya ga terlalu dingin :D ..
      okay, kalau menurut saya sih HES agak susah, yang dapet cuma beberapa orang tiap tahunnya.. buat cadangan coba cari-cari beasiswa yang dari universitasnya.. yang ini lebih besar sih kesempatannya..
      iya, saya sekarang juga masih kuliah di taiwan..
      sukses yah buat rencananya!

  20. Gugun says :

    Bisa minta alamat YM-nya dong. Buat nanya2 lebih lanjut. Thanks sebelumnya.

  21. rachma says :

    mohon infonya dong..kalau saya sekolah di taiwan terus bawa anak karena masih kecil..anak pakai visa apa ya ? terus bisa tidak ya kalau membawa pengasuh ? karena belum punya bayangan ada tidaknya tempat penitipan anak disana..terimakasih sebelumnya..

    • samsi says :

      hmm, saya kurang tahu kalau anaknya masih kecil.. kalau anaknya sudah punya passport sendiri, sepertinya pengajuannya visa nya juga residence visa, bisa ditanyakan langsung ke TETO mungkin untuk info lebih jelasnya. untuk pengasuh juga bisa, dengan jaminan dari kita kalau tidak salah..

  22. sisca says :

    kak mo tanya klo misal sekolah bahasa 1 tahun aj di taiwan biayany kira2 berapa yah?trus bisa ngajuin beasiswa ga klo cm setahun aj??hehehe..maklum kondisi keuangan..klo bisa gmn caranya?
    thx b4..

    • samsi says :

      biaya sekolah bahasa di sini sekitar 20.000NTD/3 bulan belum termasuk biaya hidupnya. kurs 1 NTD kira-kira 300 rupiah.
      beasiswa untuk belajar bahasa di taiwan ada dari pemerintah taiwan, namanya hanyu enrichment scholarship, applynya biasanya sekitar bulan febuari ke TETO, info lebih lengkapnya mungkin bisa di cek di sana.. website TETO Indonesia: http://www.teto.or.id

      semoga membantu

  23. lyna says :

    bang mnta emailnya dunk or ym nya…mau tanya2 niy coz rencana akhir tahun ini mulai studi di taiwan dg beasiswa dikti

  24. lia says :

    thanks bgt ya ka atas infonya
    minta email nya dong ka..
    mau tau lebih banyak
    xie xie

  25. helina says :

    Wow infonya membantu banget. Salam kenal samsi. Klo mo konsultasi private ma samsi gimana ya caranya? :)

  26. Helina Suryawati says :

    Hi salam kenal :) tadi barusan add di YM, samsi, di approve yahhh (^^)

  27. gunadharma says :

    Hi, salam kenal. :)
    boleh minta ym nya? mau tanya” juga nih tentang beasiswa ke taiwan.. ^^
    Thanks.. :D

  28. rachma says :

    pak samsi..barusan invite di ym..tolong di approve ya… pengen ngobrol..saya dapat LOA dari prof di tmu..masih proses ngurus beasiswa and aplikasi..butuh bantuan and sharingnya..thks before

  29. Vanessa Patrisha says :

    kak, saya sudah bisa bahasa mandarin untuk memperdalam supaya saya lebih mengerti sastra mandarin. gimana ya ka? sedangkan umur saya masih 14 tahun. saya ingin menjadi interpreter bahasa mandarin . mohon info ny .
    thanks before :)

    • samsi says :

      hai vanessa, mau memperdalamnya bisa dengan mengambil jurusan sastra mandarin di universitas.
      sudah banyak kok universitas yang menawarkan jurusan ini, bisa di indonesia, atau di china/taiwan juga ada.
      mungkin yang di china/taiwan lebih dalam lagi materinya karena memang itu untuk orang yang menggunakan mandarin setiap hari (baca/tulis/komunikasi).
      kalau untuk menjadi penerjemah, ini tergantung. kalau maksudnya sworn translator, setau saya gelar sarjana bukan syarat wajib. yang penting bisa lulus ujian penerjemah. untuk detail tentang ujian ini mungkin bisa dicek langsung ke Pusat Penerjemahan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.
      kalau yang dimaksud interpreter, saya juga tidak terlalu tahu, tapi biasanya harus melamar ke perusahaan/lembaga yang butuh dan mereka biasanya meminta ijazah universitas dan sertifikasi kemampuan bahasanya. mungkin untuk lebih jelasnya bisa dicari tahu ke perusahaan/lembaga yang memang butuh interpreter.

      semoga membantu

  30. trisno9 says :

    pak, anak saya sudah bisa bahasa mandarin untuk memperdalam supaya anak saya lebih mengerti sastra mandarin. gimana ya pak? sedangkan umur anak saya masih 14 tahun. anak saya ingin menjadi interpreter bahasa mandarin . mohon info ny dan petunjuk ny

    • samsi says :

      salam, kalau mau memperdalamnya bisa dengan mengambil jurusan sastra mandarin di universitas.

      kalau untuk menjadi penerjemah, ini tergantung. kalau untuk menjadi sworn translator, setau saya gelar sarjana bukan syarat wajib. yang penting bisa lulus ujian penerjemah. untuk detail tentang ujian ini bisa dicek langsung ke Pusat Penerjemahan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.
      kalau yang dimaksud interpreter, saya juga tidak terlalu tahu, tapi biasanya harus melamar ke perusahaan/lembaga yang butuh dan mereka biasanya meminta ijazah universitas dan sertifikasi kemampuan bahasa. mungkin untuk lebih jelasnya bisa dicari tahu ke perusahaan/lembaga yang memang butuh interpreter.

      semoga membantu

  31. jengnur says :

    salam.
    Pak, saya ada ditawari kesempatan training di sebuah lembaga risetnya taiwan, Center for Measurement Standards/ITRI selama 3 bulan, bidangnya akustik (yang langka sekali untuk ada training), tapi tidak termasuk biayanya. apa saya bisa mengajukan permohonan pembiayaan ke pemerintah taiwan seperti beasiswa gitu? soalnya dari tempat kerja saya tidak ada budget untuk ini.

    • samsi says :

      itu training ato research?
      ITRI setiap tahun selalu ada program internship 3-6 bulan, termasuk akomodasi+gaji selama di sana, mungkin bisa dicoba ditanyakan ke contact personnya, apa ini bisa termasuk ke sana..
      anyway, setau saya ITRI fokusnya di research, bukan training. kalau memang ini research, harusnya dibiayai sih..
      untung permohonan ke pemerintah Taiwan agak sulit, krn pemerintah Taiwan sendiri sudah memberi anggaran utk ITRI, lebih baik mengajukan langsung ke ITRI.
      semoga membantu..

  32. sasya says :

    salam kenal.. kalo universitas yang punya kelas internasional untuk industrial engineering and engineering management di mana ya?

    • samsi says :

      salam kenal juga.. ada beberapa, untuk universitas negeri biasanya ada kelas itu.. mungkin bisa dilihat di NTU, NCKU, NTUST,dan NCTU.

  33. vv says :

    ad info belajar mandarin gratis ke taiwan or beijing ga??
    thanks

    • samsi says :

      hmm, kalau ke taiwan mungkin bisa ambil Huayu Enrichment Scholarship dari pemerintah Taiwan. ini program beasiswa untuk belajar bahasa selama satu tahun.

  34. lydiamarcelly says :

    kalau untuk sekedar belajar bahasa mandarin di taiwan, ad ga ya beasiswanya? saya tertarik di tamkang univ sih soalny banyak temen2 disitu, trus masalah legalisir ijasah itu bs jelasin lebih detail lagi stepny? thank you.

    mungkin bisa minta alamat ym nya. thank you

    • samsi says :

      kalau untuk bahasa, bisa dicek Huayu Enrichment Scholarship dari pemerintah Taiwan. biasanya pendaftaran sekitar febuari-maret, atau kadang-kadang dari universitas juga nawarin.
      Untuk legalisir ijazah, butuh legalisir dari notaris, kementrian hukum & HAM, terakhir dari TETOnya, biar lebih gampang bisa dititipin ke biro jasa aja, kalau ga salah selembar sekitar 200-300ribu.
      ym saya: aetitan3100

  35. lydiamarcelly says :

    ud saya add yhaa ymnya, atas nama saya sendiri. emailny boll_bloo

  36. lydiamarcelly says :

    ehm kalo untuk sekolah bahasa gitu harus ada rekomendasi dari dosen2 gitu gag yah? soalny saya liat dr banyak sumber, n beda2 gitu :) soryy yah banyak nanya,

  37. Kevin says :

    Pak Samsi, infonya menarik sekali. Kebetulan saya berencana ingin belajar bahasa Mandarin di Taiwan dan blog ini sangat membantu saya sekali.

    Yg saya mau tanyakan pak, untuk referensi apakah harus ada rekomendasi dari Dosen? Apa bisa mendaftar dengan menggunakan ijazah tamat SMA/SMK? Lalu bila nahasa pengantar Inggris, apa perlu sertifikat seperti TOEFL?

    Bisa minta email & YMnya pak, karena masih banyak pertanyaan yg mau saya tanyakan.

    Terima kasih Pak.

    Kevin

    • samsi says :

      rekomendasi bisa dari siapa saja, cuma lebih baik dari dosen (ato orang penting lain kalau kenal :D ). hmm, utk beasiswa HES, bisa pakai ijazah SMA/SMK.. Hmm, ini bahasa pengantar inggris maksudnya untuk belajar bahasa? kalau untuk belajar bahasa, tidak perlu TOEFL.
      ymnya saya: aetitan3100.

      semoga membantu

  38. angel says :

    hi..minta alamat ym dunk..

  39. Rifki Aris Sandi Supa'at says :

    Alhamdulillah, tahun ini saya sudah mendaftar HES, mohon doanya semoga diberi rejeki oleh sang pencipta. saya ngambil di Feng Chia University di Taichung, btw, kondisi taichung itu seperti apa yah mas? cukup gak 25.000 NTD buat satu bulan kira kira?

  40. tutus says :

    salam kenal bang Samsi, bog ini sangat bermanfaat buat saya yang ingin belajar bahasa mandarin langsung di taiwan.. tapi saya ingin mencoba apply HES terlebih dahulu, tentang legalisir ijasah apa harus ke di surabaya ada ga ya, kalo hrs diijakarta kejauhan…

    • samsi says :

      hai, salam kenal juga.
      hmm, kalau untuk legalisir ijasah memang harus d jakarta..
      biasanya orang yg tinggalnya bukan di jakarta milih urus itu via biro jasa sih biar ga terlalu ribet harus bolak balik, cuma biayanya lebih mahal..

  41. Rini says :

    saya dapat beasiswa dari univ sekitar NTD50.000 untuk satu tahun di NSYSU (Kaohsiung) sebagai biaya dormitory dan biaya hidup. kira2 cukup g ya? kalau misal g cukup alternatif lain untuk dapat uang tambahan selain beasiswa, gimana ya? karena kontraknya g boleh dapat beasiswa lain. huff…

    terus beda dormitory lokal sama internasional apa ya? apa benar 30 kamar, kamar mandinya hanya 1 (wawww)…
    Makasih infonya…

    • samsi says :

      hai, segitu agak pas-pasan sih, apalagi kaohsiung cukup mahal biaya hidupnya, tapi masih bisa kok asal ga terlalu boros.
      kalau alternatif lain, untuk mahasiswa s2/s3 bisa riset d lab dan dapet tambahan yg lumayan (apalagi kl dpt profnya yg fair n dibayarnya sama kaya bayar mahasiswa lokal).

      kalau dorm lokal sama internasional setau saya sih sama aja, cuma paling satu kamar dicariin yang senegara sama pihak universitasnya biar lebih enak sih mungkin (tapi kita jg bisa request buat pindah kamar kok kl emang ga nyaman sama roommates kita). well, ini tergantung yah, biasanya minimal 1 kamar 1 kamar mandi (1 kamar bisa dishare 2-6 orang, tergantung uni). saya kurang tau sih NSYSU itu gimana dormnya, cm harusnya ga separah itu sih.. itu kampus gede banget kok d kaohsiung, masa ga punya tempat buat bikin kamar mandi banyakan :D .. mungkin nanti saya bisa tanyain k temen yang kuliah jg d sana..

  42. Rini says :

    Kalau misal saya ngomong trs terang ke advisornya tentang kondisi beasiswa saya, trs minta kerjaan jd research assistant biar digaji gt. sopan g ya..hhaha..
    iya mas, tolong share nfo tentang NSYSU ya….makasih banyak.:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,319 other followers