Sate Kuda Si Abah
Suatu sore yang cerah, saya menghabiskan waktu dengan mencoba berenang di salah satu tempat di Dago Atas, well, katakanlah nama tempat itu Hotel Jayakarta. Nah, setelah selesai berenang, saya bergerak pulang menuju habitat saya yang berada di Dipatiukur. Saat sedang menikmati sepinya jalanan di Dago Atas, saya melirik ke suatu kios pinggir jalan yang bertuliskan SATE KUDA. Wow, tampak lucu! Dan mulailah sejak saat itu muncul hasrat untuk memakan daging hewan yang sering mangkal di depan kampus ini
.
Jelajah Nusantara: Pulau Cubadak
Menyambung tulisan pertama tentang Misool Eco Resort, maka kali ini saya akan melanjutkan menulis tentang tempat-tempat menarik yang bisa dijadikan tujuan wisata di negeri kita nan kaya dan indah ini.
Agak sedikit ke selatan dari daerah sebelumnya, kita bergerak ke Sumatera Barat. Nah, di bagian ini banyak sekali terdapat tempat wisata indah, khususnya wisata pantai dan laut. Kenapa begitu? Karena di lepas pantai provinsi ini terdapat jajaran pulau yang mempesona. Salah satunya adalah Pulau Cubadak. Hmm, ini bukan daerah tempat makan daging dewa di Bandung yah (itu mah Cibadak, bzzzz)!!! Pulau seluas 7 hektar ini terletak sekitar 40Km dari lepas pantai Padang.
Menjadi Kaya Bukanlah Tujuan
Beberapa hari lalu, di markas geng GD42, sambil menunggu makan malam, saya dan teman-teman mengobrol mengenai banyak hal, dari mulai gosip-gosip seputar kampus hingga cerita tentang masa depan kami. Nah, di tengah-tengah percakapan muncullah sebuah cerita yang sangat klasik menurut saya. Cerita tersebut mungkin sangat bagus untuk menjadi pengantar tulisan ini. Karena telah banyak versinya, maka beginilah kurang lebih cerita versi saya:
Alkisah ada seorang eksekutif muda perusahaan terkemuka di negeri ini, sebutlah perusahaan itu Telcomcel dan nama eksmud tersebut adalah Cunyuk. Cunyuk sangat bangga dengan pekerjaannya, terlebih dia adalah lulusan cum laude salah satu institut teknik terkemuka di negeri ini, sebutlah Institut Teknologi Terkeren Bangsa atau biasa disingkat ITTB.
Pada suatu minggu, dia berencana berlibur dari segala kesibukannya yang hampir membuat dia stres, maka pergilah dia ke sebuah desa di pinggir Danau Toba. Di desa yang cukup terpencil tersebut, Cunyuk melihat ada seorang anak muda seumurannya bersandar di pinggir perahu kecil yang terombang-ambing di tengah danau. Anak muda tersebut tampak sangat nyaman dengan kegiatan yang tengah dilakukannya: tidur sambil menunggu kailnya disambar ikan.
Cunyuk sangat gemas dengan hal tersebut, maka berteriaklah dia kepada sang pemuda. “Hei, kamu! Sedang apa kamu di sana?”. Sang pemuda yang bernama Cutu menjawab dengan malas, “Saya sedang memancing sambil tidur siang.” Cunyuk menjadi dongkol dengan jawaban Cutu, dan terjadilah percakapan sebagai berikut:
Cunyuk (Ck): Kenapa kamu bermalas-malasan? Bukannya kerja! Tau ga, kalau anak muda kaya kamu itu harusnya kerja!!!
Cutu (Ct): Heh? Keeeerjaaaaa?? Buat apa?
Ck: Lha, yah buat cari duit lha…
Ct: Trus Kalo udah punya duit?
Ck: Biar bisa ditabung, trus bisa kaya deh…
Ct: Kalau saya udah kaya?
Ck: Hmmm, kalau kamu udah kaya, kamu bisa buka bisnis, jadi bos, punya banyak anak buah, trus uang kamu bisa semakin banyak deh…
Ct: Lha, trus semua itu buat apa?
Ck: Nah, kalau kamu udah kaya banget, kamu bisa nyantai-nyantai, mancing di danau, tidur siang-siang, yah…. Menikmati hidup kamu lah…
Ct: Ya elah mas, kemane aje.. Buat apa kaya gitu coba? Nih sekarang ane udah tidur siang sambil mancing di danau. Ngapain ane harus kerja susah-susah, repot-repot jadi kaya, ribet-ribet punya perusahaan dan punya banyak pegawai, kalo toh sekarang tanpa harus melakukan semua itu saya udah menikmati hidup saya??
Cunyukpun mulai berpikir untuk berhenti dari pekerjaannya agar bisa memancing sambil tidur siang dengan segera
.
Well, kisah yang cukup unik kan. Apa sih gunanya kita sekolah, belajar sekian puluh tahun? Untuk cari kerja yang bagus dan bonafide! Trus, untuk apa kita cari kerja yang bonafide? Untuk cari uang yang banyak lha! Trus, buat apa? Buat seneng-seneng, beli BB, beli HP, beli mobil, beli rumah. Biar kita bahagia. Pertanyaannya kalau kita bisa bahagia sekarang, kenapa kita harus cari uang, kenapa kita haru kaya? Mungkin tulisan tentang Kebersamaan, Kesederhanaan, Kebahagiaan ini bisa dibaca kembali. Ini semua adalah pilihan hidup kita!
Di lain kesempatan, saya berkata kepada seorang teman di negara tetangga, “Selamat ulang tahun yah! Sukses terus, Nil!”. Dia membalas dengan, “Sukses menurut tiap orang mah beda-beda, Mon..”
Mahasiswa vs Dosen
Saat saya mendengar cerita teman-teman saya di negara tetangga, atau negara di ujung dunia, saya merasa seorang dosen adalah sosok yang begitu mengayomi, mendidik, dan membimbing sang mahasiswa hingga benar-benar menjadi manusia berakhlak mulai, berjiwa satria, dan berotak baja (dooh, istilahnya koq jelek amat sih ini…).. Tapi entah kenapa, koq saya ga ngerasa begitu yah di negara kelahiran saya ini, hmm, atau tepatnya di kampus saya sekarang ini.
Apa perasaan saya saja? Atau karena saya terlalu negatif thinking? Well, ingin berbagi sedikit saja beberapa kejadian nyata berkaitan tentang perbedaan perspektif mahasiswa dan dosen yang agak nyeleneh yang terjadi di sekitar saya. Dari kejadian inilah, saya sedikit mengeneralisasi dosen-dosen di sekitar saya kurang memahami mahasiswanya kaya gimana dan harusnya diapain. Well, untuk dosen-dosen yang terdampar dan membaca tulisan ini, saya minta maaf jika bapak/ibu merasa tersinggung meskipun sudah berusaha mengajar sebaik-baiknya. Tapi, tetap saja “karena nila setitik rusak susu sebelanga” dan bagi saya oknum-oknum yang ada pada cerita di bawah ini cukup mencoreng citra dosen di mata saya. So, buat bapak/ibu atau teman-teman calon dosen, mungkin ada baiknya saling mengingatkan untuk rekannya yang sering terjerembab dalam kasus serupa seperti di bawah ini.
Karya Pagi Hari: Buku Anak TK
Kalau setahun yang lalu saya ditanya, “kapan waktu produktif anda?”, maka dengan sigap saya menjawab malem, mendekati waktu cinderella harus pulang. Nah, setahun berlalu, dan waktu produktif saya entah mengapa bergeser jadi subuh-pagi hari. Yah, dari sekitar sebelum adzan subuh sampai jam 9 lha.
Nah, di pagi hari yang cukup produktif ini, saya merelakan diri buat mengerjakan permintaan mama saya tercinta. Dua minggu lalu saya diminta tolong untuk buatin desain sampul buku anak TK oleh mama saya ini. Karena begitu banyak kerjaan lain yang mengantri, maka baru pagi ini saya menyelesaikannya.
Hmmm, sebenernya alasan utamanya bukan itu sih, tapi saya ini kan anak teknik, di SMA saya mengambil pilihan IPA. Tentu saja kesemuanya itu mengasah benar kecerdasan otak kiri saya alias daya analitik. Sayangnya, otak kanan saya cenderung dibiarkan nganggur, aktivitas paling berat yang sering dilakukan si kanan ini paling banter yah sebatas mengkhayal. Makanya, ketika disuruh ngerjain kerjaan yang menuntut kreativitas tinggi, termasuk desain mendesain, saya amat sangat males ngerjainnya. Otak kanan saya kecapean, dan akibatnya bawaannya jadi pengen bobo mulu.. Begitu juga dengan kerjaan yang satu ini.
Untunglah, dengan sedikit usaha menahan kantuk dan bantuan yang mengalir dari berbagai teman, selesai sudah satu kerjaan yang agak lucu ini. Hasilnya cukup bisa dibanggakan lah.. Hehehe.. Penasaran hasil kerjaan otak kanan saya di pagi ini? Ini dia cuplikannya sebelum mengalami proses finishing:
Gambar pertama untuk sampul buku aktivitas anak TK, sedangkan yang kedua untuk sampul gambar-gambar yang sudah diwarnai oleh si anak TK tersebut. Hmm, yang gambar kedua ini sebenernya sedikit terinspirasi dari kegabisaan saya ngeggambar sih sebenernya. Cuma bisa gambar pemandangan dengan burung di atasnya, burungnya yah seperti itu yang bisa saya gambar.. Hehehe..
Well, setidaknya ga terlalu mengecewakan toh.. Cukup menarik lah buat orang yang kerjaan sehari-harinya make otak kiri
.
Akhir kata, terima kasih kepada semua teman yang sangat membantu sekali dalam proses sekian jam ini, khususnya GG, Gani, Ceping, dan tentu saja AA.. Fiufh, saya bakal cukup santai dengan ga ditanya-tanya mulu soal yang satu ini sama mama.. Makasih yah teman-teman atas semua bantuan dan penilaiannya
..

